MOJANG JAJAKA CILIK

Posted on Updated on

Mojang jajaka cilik

Moka pasundan

Gareulis maranis

Cantik dan luwes

Diiring jajaka gandang

Pertentang siap tandang

Itulah jati diri Pasundan

Tanah Parahiangan.

Iklan

MENCARI

Posted on

Berlari ku mencari
Peluh dan kesah terus berganti
Kutahu kau juga sehati
Tapi mengapa tabir terus menghalangi
Bisakah kau menyirak tabir
Agar hati tetap tak sepi
Berkunjung rasa dalam dada
Menunggu kanda kan datang menyapa
Kapankah ia kan tiba
Kutunggu kau di perona jiwa

MENGAPA TAK MENYAPA

Posted on

Diterusan jalan kenangan

Kutemukan yang kuimpikan

Ada cahaya keteduhan

Ketika kutatap sekejap mata

Namun ia berpaling

Hingga tak kulanjutkan tatapan

Kuingin ia kembali

Ketempat dimana ku menanti

Janganlah itu sekedar mimpi

Tapi kenangan abadi kan tetap ku patri

(Buat orang di lubuk hati)

 

IBU

Posted on

Untuk kasihku padamu

Kuterus bertahan dan bersabar

Merenungi setiap derita yang melanda

Kumasukkan dalam relung ujian

Karna datang dan berawal dari dia sedarah

Namun walau  sedarah

Kemampuan tak beriringan

Sampai ia salah menduka

Dan aku dilanda duka nestapa

Kuiklaskan semuanya

Apapun yang ia minta

Namun tak terus berenti disitu

Walau ku telah jatuh

Terus membanjiriku dengan peluh

Dan aku beradu

Maafkan aku Ibu.

Ku tak sanggup piluku sampai ke tandu.

KETIKA HATI TERLUKA

Posted on Updated on

Ketika kata itu telah terlontar

Gurat nada kedengkian terpancar dalam rona

Semua berbekas tak terhapus

Mengoyak rasa merintih hati

Pelu sembilu perih mengiris

Dan seucap kata coba diumbar

Ku tak mau lagi bisa berkata

KATA TERUSAN

Posted on Updated on

Walau berat bagiku

Namun ini tugasku

Menjunjung tinggi adat istiadat

Meneruskan cita -cita leluhur

Kuberjalan tertatih

Mengoyak zaman yang terkoyak

Kepada Pewaris

Posted on

Zaman telah berganti

Tahun terus berlalu

Kulakukan yang dimau

Berbuat yang terbaik di segala waktu

Tak mengenal lelah dan letih

Kuabaikan susah dan payah

Mewujudkan harapan Pewaris